Daftar Hadir Kelas 9B
Kamis, 27 Agustus 2026
==================
Silahkan kerjakan Soal OMI Berikut:
KSM 2023
2023
CONTOH SOAL KSM 2023 KABUPATEN/KOTA:
CONTOH SOAL KSM 2023 PROVINSI:
CONTOH SOAL KSM 2023 NASIONAL:
KSM 2022
2022
CONTOH SOAL KSM 2022 KABUPATEN/KOTA:
CONTOH SOAL KSM 2022 PROVINSI:
CONTOH SOAL KSM 2022 NASIONAL:
KSM 2021
2021
CONTOH SOAL KSM 2021 KABUPATEN/KOTA:
CONTOH SOAL KSM 2021 PROVINSI:
CONTOH SOAL KSM 2021 NASIONAL:


Nama : M.Akbar Nurwahyudin
BalasHapusKelas : 9B
1. D
2. A
3. A
4. D
5. C
6. C
7. D
8. C
9. D
10. A
11. C
12. B
13. C
14. B
15. C
DINDA 9B
BalasHapusJawaban soal ksm 2022 kabupaten
1.A
2.A
3.D
4.A
5.C
6.B
7.A
8.A
9.D
10.A
11.A
NAMA : ABYAN YUSUF ARRIZKY
BalasHapusKELAS : 9B
B —
A —
A — PT Freeport Indonesia.
A — Mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk memproduksi barang lebih efisien dibandingkan negara luar.
B — Mengelola sumber daya kelautan secara optimal dan berkelanjutan untuk generasi bangsa.
A — Tata kelola pemerintahan.
A — Belanda mengakui wilayah Indonesia yang meliputi Jawa, Sumatera, dan Madura.
A — Penambahan wilayah laut yang sebelumnya menjadi laut
B — Membangun kembali suasana damai dan infrastruktur yang rusak.
A — Angka prevalensi stunted Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara lebih tinggi daripada Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.
C — Bontang (Indonesia), Hatyai Municipality (Thailand), dan Phomvihane (Laos).
(Jika pilihan tersebut memang merupakan pasangan lokasi usaha yang dimaksud dalam tabel/gambar.)
B — Mengelola sumber daya kelautan secara optimal dan berkelanjutan untuk generasi bangsa.
D — Mengedepankan prinsip musyawarah untuk mufakat.
Isu konflik Myanmar lebih tepat ditangani melalui dialog dan musyawarah.
C — Menganggap unsur kebudayaan asing yang masuk lebih unggul.
C — Mengajak teman berbuat baik kepada sesama.
Riwayat tersebut menekankan standar kebaikan yang diakui masyarakat Muslim.
D — Sumber legitimasi kekuasaan raja.
B — Menjunjung toleransi dan menghormati keragaman budaya, sesuai prinsip لَتَعَارَفُوا (agar kamu saling mengenal).
B — Mengembangkan kegiatan ekonomi dan pemanfaatan sumber daya.
A — Rp4.500.000,00 per bulan.
B
A
A
A
A
A
A
B
A
C
B
Kedaulatan/kemandirian
D
Kota berkelanjutan ASEAN
C
Tidak bisa dipastikan tanpa grafik
C
D
B
Berpikir/merenungkan ciptaan Allah
Sumber kehidupan dan ekonomi
Adil dan moderat
B
Rp5.500.000 (opsi tampaknya bermasalah)
Perlu tabel tarif lengkap
Perlu tabel
Fungsi proteksi/perlindungan
NAMA : M FAZRY HAIKAL PUTRA
BalasHapusKELAS : IX B
Kunci Jawaban Soal 1–40
Daerah pegunungan tinggi atau kawasan karst dengan kontur bentang alam berbatu dan berelief kasar (merujuk pada kaum 'Ad dengan bangunan pilar-pilar tinggi / Iram ذات العماد).
(A) solusi
(A) pengedepanan pada motif non ekonomi dalam konsumsi
(A) penggunaan pupuk kompos
Al-Khaliq, Al-Musawwir, atau Al-Bari' (sebagai manifestasi kekuasaan Allah SWT dalam menciptakan bentuk rupa, flora, fauna, dan keseimbangan ekosistem).
(B) bersedia menerima pendapat dari semua golongan
(C) melakukan intensifikasi pertanian (atau merujuk pada wakaf produktif/infrastruktur sosial)
(C) pasar global
(B) afirmasi budaya Islam (akulturasi/penyisipan nilai lokal dengan substansi Islam)
(C) memberikan jaminan sosial ke masyarakat (atau praktik pertanian ramah lingkungan/organik)
(D) dampaknya kerusakan pada tanah (merujuk pada QS. Al-A'raf: 58 tentang tanah yang buruk/rusak tanamannya).
(C) memberikan kredit usaha pada masyarakat
Larangan berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya serta menjaga keseimbangan lingkungan secara komprehensif.
(C) rasa senasib sepenanggungan
(C) sosialisasi budaya Islam
(D) distribusi pendapatan
Masa Demokrasi Parlementer (Liberal) di Indonesia (1950–1959)
(C) kesenjangan pengetahuan
(C) daerah "A" adalah produsen barang tambang sementara daerah “B” adalah konsumen
Revolusi Hijau
(D) transferability (kemudahan perpindahan yang terhambat oleh kondisi ruang/infrastruktur).
Menganalisis hubungan antargejala fisik dan non fisik geografi, khususnya diferensiasi area dan keragaman penduduk.
(A) daerah “A” adalah konsumen sementara daerah “B” adalah produsen holtikultura
(B) Al-Nahl: 14
(B) konsoliasi
(A) prinsip ta’awun
(D) QS. Al-Baqarah: 271
(D) prinsip ta’aruf
(B) hukum penawaran
(C) prinsip kejelasan status
(A) kompromi (atau pemenuhan akad/janji dalam bertransaksi)
Prinsip kehalalan barang dan larangan penimbunan (ihtikar) yang merugikan hajat hidup orang banyak.
Tempat pemujaan arwah nenek moyang (serta pengkuhkuh kekuasaan raja).
(A) digunakannya pondok pesantren oleh Wali Songo sebagai pusat pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia
(C) menjadi salah satu penanda akulturasi antara agama dengan budaya
(C) memberi ketauladanan dalam hidup ("Lima tanaquluuna maa laa taf'aluun").
(D) perubahan dalam bermedia
(A) al-sulh (upaya perdamaian/ishlah dalam konflik).
(C) Al-Nur: 13 (kewajiban mendatangkan saksi/klarifikasi atas sebuah berita atau tuduhan agar tidak terjadi hoaks/disinformasi).
Prinsip penyelesaian sengketa keluarga atau mediasi (tahkim/ishlah) melalui juru damai.
1 keahlian kerja
BalasHapus2
3 tenaga kerja
alfinn
misfahul falah
kls 9 b
mutia 9b
BalasHapusNAMA:A.ARIFIN.S
BalasHapusKELAS:IX B
Kunci Jawaban Soal 1–40
Daerah pegunungan tinggi atau kawasan karst dengan kontur bentang alam berbatu dan berelief kasar (merujuk pada kaum 'Ad dengan bangunan pilar-pilar tinggi / Iram ذات العماد).
(A) solusi
(A) pengedepanan pada motif non ekonomi dalam konsumsi
(A) penggunaan pupuk kompos
Al-Khaliq, Al-Musawwir, atau Al-Bari' (sebagai manifestasi kekuasaan Allah SWT dalam menciptakan bentuk rupa, flora, fauna, dan keseimbangan ekosistem).
(B) bersedia menerima pendapat dari semua golongan
(C) melakukan intensifikasi pertanian (atau merujuk pada wakaf produktif/infrastruktur sosial)
(C) pasar global
(B) afirmasi budaya Islam (akulturasi/penyisipan nilai lokal dengan substansi Islam)
(C) memberikan jaminan sosial ke masyarakat (atau praktik pertanian ramah lingkungan/organik)
(D) dampaknya kerusakan pada tanah (merujuk pada QS. Al-A'raf: 58 tentang tanah yang buruk/rusak tanamannya).
(C) memberikan kredit usaha pada masyarakat
Larangan berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya serta menjaga keseimbangan lingkungan secara komprehensif.
(C) rasa senasib sepenanggungan
(C) sosialisasi budaya Islam
(D) distribusi pendapatan
Masa Demokrasi Parlementer (Liberal) di Indonesia (1950–1959)
(C) kesenjangan pengetahuan
(C) daerah "A" adalah produsen barang tambang sementara daerah “B” adalah konsumen
Revolusi Hijau
(D) transferability (kemudahan perpindahan yang terhambat oleh kondisi ruang/infrastruktur).
Menganalisis hubungan antargejala fisik dan non fisik geografi, khususnya diferensiasi area dan keragaman penduduk.
(A) daerah “A” adalah konsumen sementara daerah “B” adalah produsen holtikultura
(B) Al-Nahl: 14
(B) konsoliasi
(A) prinsip ta’awun
(D) QS. Al-Baqarah: 271
(D) prinsip ta’aruf
(B) hukum penawaran
(C) prinsip kejelasan status
(A) kompromi (atau pemenuhan akad/janji dalam bertransaksi)
Prinsip kehalalan barang dan larangan penimbunan (ihtikar) yang merugikan hajat hidup orang banyak.
Tempat pemujaan arwah nenek moyang (serta pengkuhkuh kekuasaan raja).
(A) digunakannya pondok pesantren oleh Wali Songo sebagai pusat pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia
(C) menjadi salah satu penanda akulturasi antara agama dengan budaya
(C) memberi ketauladanan dalam hidup ("Lima tanaquluuna maa laa taf'aluun").
(D) perubahan dalam bermedia
(A) al-sulh (upaya perdamaian/ishlah dalam konflik).
(C) Al-Nur: 13 (kewajiban mendatangkan saksi/klarifikasi atas sebuah berita atau tuduhan agar tidak terjadi hoaks/disinformasi).
Prinsip penyelesaian sengketa keluarga atau mediasi (tahkim/ishlah) melalui juru damai.
M.Akbar Dan Arya
BalasHapusmutia
BalasHapus1.a
2.a
3.b
4.d
5.b
6.d
7.c
8.d
9.d
A) solusi
BalasHapus(A) pengedepanan pada motif non ekonomi dalam konsumsi
(A) penggunaan pupuk kompos
Al-Khaliq, Al-Musawwir, atau Al-Bari' (sebagai manifestasi kekuasaan Allah SWT dalam menciptakan bentuk rupa, flora, fauna, dan keseimbangan ekosistem).
(B) bersedia menerima pendapat dari semua golongan
(C) melakukan intensifikasi pertanian (atau merujuk pada wakaf produktif/infrastruktur sosial)
(C) pasar global
(B) afirmasi budaya Islam (akulturasi/penyisipan nilai lokal dengan substansi Islam)
(C) memberikan jaminan sosial ke masyarakat (atau praktik pertanian ramah lingkungan/organik)
(D) dampaknya kerusakan pada tanah (merujuk pada QS. Al-A'raf: 58 tentang tanah yang buruk/rusak tanamannya).
(C) memberikan kredit usaha pada masyarakat
Larangan berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya serta menjaga keseimbangan lingkungan secara komprehensif.
(C) rasa senasib sepenanggungan
(C) sosialisasi budaya Islam
(D) distribusi pendapatan
Masa Demokrasi Parlementer (Liberal) di Indonesia (1950–1959)
(C) kesenjangan pengetahuan
(C) daerah "A" adalah produsen barang tambang sementara daerah “B” adalah konsumen
Revolusi Hijau
(D) transferability (kemudahan perpindahan yang terhambat oleh kondisi ruang/infrastruktur).
Menganalisis hubungan antargejala fisik dan non fisik geografi, khususnya diferensiasi area dan keragaman penduduk.
(A) daerah “A” adalah konsumen sementara daerah “B” adalah produsen holtikultura
(B) Al-Nahl: 14
(B) konsoliasi
(A) prinsip ta’awun
(D) QS. Al-Baqarah: 271
(D) prinsip ta’aruf
(B) hukum penawaran
(C) prinsip kejelasan status
(A) kompromi (atau pemenuhan akad/janji dalam bertransaksi)
Prinsip kehalalan barang dan larangan penimbunan (ihtikar) yang merugikan hajat hidup orang banyak.
Tempat pemujaan arwah nenek moyang (serta pengkuhkuh kekuasaan raja).
(A) digunakannya pondok pesantren oleh Wali Songo sebagai pusat pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia
(C) menjadi salah satu penanda akulturasi antara agama dengan budaya
(C) memberi ketauladanan dalam hidup ("Lima tanaquluuna maa laa taf'aluun").
(D) perubahan dalam bermedia
(A) al-sulh (upaya perdamaian/ishlah dalam konflik).
(C) Al-Nur: 13 (kewajiban mendatangkan saksi/klarifikasi atas sebuah berita atau tuduhan agar tidak terjadi hoaks/disinformasi).
Prinsip penyelesaian sengketa keluarga atau mediasi (tahkim/ishlah) melalui juru damai.
M. Haikal
BalasHapusKls 9b
nailul 9b
BalasHapus1c
2.a
3.a
4.b
5.b
6.c
7.b
8.b
9.c
10.c
11.a
12.d
13.a
14.b
15.c
amelia
BalasHapus1.a
2.a
3b
4a
5b
6d
7c
8d
9b
NAMA:LUTFI M
BalasHapusKELAS:IX B
Kunci Jawaban Soal 1–40
Daerah pegunungan tinggi atau kawasan karst dengan kontur bentang alam berbatu dan berelief kasar (merujuk pada kaum 'Ad dengan bangunan pilar-pilar tinggi / Iram ذات العماد).
(A) solusi
(A) pengedepanan pada motif non ekonomi dalam konsumsi
(A) penggunaan pupuk kompos
Al-Khaliq, Al-Musawwir, atau Al-Bari' (sebagai manifestasi kekuasaan Allah SWT dalam menciptakan bentuk rupa, flora, fauna, dan keseimbangan ekosistem).
(B) bersedia menerima pendapat dari semua golongan
(C) melakukan intensifikasi pertanian (atau merujuk pada wakaf produktif/infrastruktur sosial)
(C) pasar global
(B) afirmasi budaya Islam (akulturasi/penyisipan nilai lokal dengan substansi Islam)
(C) memberikan jaminan sosial ke masyarakat (atau praktik pertanian ramah lingkungan/organik)
(D) dampaknya kerusakan pada tanah (merujuk pada QS. Al-A'raf: 58 tentang tanah yang buruk/rusak tanamannya).
(C) memberikan kredit usaha pada masyarakat
Larangan berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya serta menjaga keseimbangan lingkungan secara komprehensif.
(C) rasa senasib sepenanggungan
(C) sosialisasi budaya Islam
(D) distribusi pendapatan
Masa Demokrasi Parlementer (Liberal) di Indonesia (1950–1959)
(C) kesenjangan pengetahuan
(C) daerah "A" adalah produsen barang tambang sementara daerah “B” adalah konsumen
Revolusi Hijau
(D) transferability (kemudahan perpindahan yang terhambat oleh kondisi ruang/infrastruktur).
Menganalisis hubungan antargejala fisik dan non fisik geografi, khususnya diferensiasi area dan keragaman penduduk.
(A) daerah “A” adalah konsumen sementara daerah “B” adalah produsen holtikultura
(B) Al-Nahl: 14
(B) konsoliasi
(A) prinsip ta’awun
(D) QS. Al-Baqarah: 271
(D) prinsip ta’aruf
(B) hukum penawaran
(C) prinsip kejelasan status
(A) kompromi (atau pemenuhan akad/janji dalam bertransaksi)
Prinsip kehalalan barang dan larangan penimbunan (ihtikar) yang merugikan hajat hidup orang banyak.
Tempat pemujaan arwah nenek moyang (serta pengkuhkuh kekuasaan raja).
(A) digunakannya pondok pesantren oleh Wali Songo sebagai pusat pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia
(C) menjadi salah satu penanda akulturasi antara agama dengan budaya
(C) memberi ketauladanan dalam hidup ("Lima tanaquluuna maa laa taf'aluun").
(D) perubahan dalam bermedia
(A) al-sulh (upaya perdamaian/ishlah dalam konflik).
(C) Al-Nur: 13 (kewajiban mendatangkan saksi/klarifikasi atas sebuah berita atau tuduhan agar tidak terjadi hoaks/disinformasi).
Prinsip penyelesaian sengketa keluarga atau mediasi (tahkim/ishlah) melalui juru damai.
nama ikbal
BalasHapuskelas 9b
A) solusi
(A) pengedepanan pada motif non ekonomi dalam konsumsi
(A) penggunaan pupuk kompos
Al-Khaliq, Al-Musawwir, atau Al-Bari' (sebagai manifestasi kekuasaan Allah SWT dalam menciptakan bentuk rupa, flora, fauna, dan keseimbangan ekosistem).
(B) bersedia menerima pendapat dari semua golongan
(C) melakukan intensifikasi pertanian (atau merujuk pada wakaf produktif/infrastruktur sosial)
(C) pasar global
(B) afirmasi budaya Islam (akulturasi/penyisipan nilai lokal dengan substansi Islam)
(C) memberikan jaminan sosial ke masyarakat (atau praktik pertanian ramah lingkungan/organik)
(D) dampaknya kerusakan pada tanah (merujuk pada QS. Al-A'raf: 58 tentang tanah yang buruk/rusak tanamannya).
(C) memberikan kredit usaha pada masyarakat
Larangan berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya serta menjaga keseimbangan lingkungan secara komprehensif.
(C) rasa senasib sepenanggungan
(C) sosialisasi budaya Islam
(D) distribusi pendapatan
Masa Demokrasi Parlementer (Liberal) di Indonesia (1950–1959)
(C) kesenjangan pengetahuan
(C) daerah "A" adalah produsen barang tambang sementara daerah “B” adalah konsumen
Revolusi Hijau
(D) transferability (kemudahan perpindahan yang terhambat oleh kondisi ruang/infrastruktur).
Menganalisis hubungan antargejala fisik dan non fisik geografi, khususnya diferensiasi area dan keragaman penduduk.
(A) daerah “A” adalah konsumen sementara daerah “B” adalah produsen holtikultura
(B) Al-Nahl: 14
(B) konsoliasi
(A) prinsip ta’awun
(D) QS. Al-Baqarah: 271
(D) prinsip ta’aruf
(B) hukum penawaran
(C) prinsip kejelasan status
(A) kompromi (atau pemenuhan akad/janji dalam bertransaksi)
Prinsip kehalalan barang dan larangan penimbunan (ihtikar) yang merugikan hajat hidup orang banyak.
Tempat pemujaan arwah nenek moyang (serta pengkuhkuh kekuasaan raja).
(A) digunakannya pondok pesantren oleh Wali Songo sebagai pusat pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia
(C) menjadi salah satu penanda akulturasi antara agama dengan budaya
(C) memberi ketauladanan dalam hidup ("Lima tanaquluuna maa laa taf'aluun").
(D) perubahan dalam bermedia
(A) al-sulh (upaya perdamaian/ishlah dalam konflik).
(C) Al-Nur: 13 (kewajiban mendatangkan saksi/klarifikasi atas sebuah berita atau tuduhan agar tidak terjadi hoaks/disinformasi).
Prinsip penyelesaian sengketa keluarga atau mediasi (tahkim/ishlah) melalui juru damai.
akhila9b
BalasHapus1.a
2.a
3.d
4.a
5.c
6.b
7.a
8.a
9.d
10.a
M.REKA JUNIARA
BalasHapusKELAS: 9B
1.A.(Pegunungan)
2.C.(Lembaga Pendidikan)
3.D.(Memberi sedekah)
4.C(pemanfaatan lahan kosong)
5.A(Al-Wakil)
6.B(bersedia menerima pendapat dari semua golongan
7.A(solusi)
8.B. Pasar internasional
9.D. komodifikasi budaya Islam
10.(A) penggunaan pupuk kompos
11.(D) dampaknya kerusakan pada tanah
12.C) memberikan jaminan sosial ke masyarakat
13.(A) recycle
14.(A) QS. Al-Nasr
15.(A) tumbuhnya organisasi pergerakan
Nama ; AHMAD FAJAR
BalasHapusKelas : 9B
1. D
2. A
3. A
4. D
5. C
6. C
7. D
8. C
9. D
10. A
11. C
12. B
13. C
14.B